Masih ingat dengan Winamp? tentunya kamu yang suka main diwarnet tahu aplikasi pemutar musik dan video yang satu ini.

Winamp merupakan Software pemutar musik digital yang sempat populer di awal 2000-an, akhir-akhir ini terdengar kabar bahwa winamp tersebut akan dirilis kembali sebagai aplikasi mobile pada 2019 nanti. Kabar ini disampaikan oleh CEO Radionomy, Alexandre Saboundjian, perusahaan yang memiliki hak atas Winamp saat ini.

Dengan sentuhan baru Winamp akan hadir dengan platform iOS dan juga Android untuk handphone. ada yang unik dengan sebelumnya kata CEO Radionomy;

Kamu tak hanya bisa mendengarkan fail MP3 milikmu, tapi juga memutar musik lewat cloud, podcast, streamingsiaran radio, hingga playlist buatanmu.

 Alexandre Saboundjian, CEO Radionomy

Pihak Winamps masih belum menjelaskan secara detail bagaimana aplikasi tersebut akan mengumpulkan beragam fail audio, atau apakah aplikasi mobile itu akan mendukung sejumlah platform streaming musik seperti Spotify dan Apple Music. Selain dalam tahap pengembangan dia mengaku sedang berdiskusi dengan banyak pihak, serta berkata bahwa masalah lisensi dan perjanjian bukanlah kendala utama yang dihadapinya saat ini.

Selain itu apakah Winamp ini menjadi pemain baru didunia digital musik seperti Joox, Itunes atau Spotify. itu masih jadi rahasia untuk para team pengembangnya.

Tidak hanya mengeluarkan versi Aplikasi Mobile iOS dan Android,

Aplikasi Winamp versi desktop yang terakhir kali diperbarui pada tahun 2013 lalu juga akan mendapatkan update pada 18 Oktober 2018 nanti. Pembaruan itu tidak memiliki perbedaan substansial dibanding versi sebelumnya, tapi memperbaiki bug dan membuatnya kompatibel dengan OS desktop terbaru saat ini.

Meski membutuhkan kurang lebih lima tahun untuk mendapatkan updateRadionomy mengklaim komunitas pengguna aplikasi Winamp saat ini masih berjumlah jutaan orang di seluruh dunia. Komunitas tersebut bahkan menciptakan proyek untuk mengelola Winamp secara mandiri, serta merilis pembaruan tidak resmi secara berkala agar aplikasi tersebut tetap dapat dipakai dengan perkembangan sistem operasi.

Source : TechCrunch

Penulis : CMN/AD

Facebook Comments
 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here