Maraknya teknologi yang berbasis hardware dan software kini dikombinasikan dalam satu teknologi semakin mempermudah umat manusia, salah satunya adalah teknologi RFID yang diterapkan untuk kartu pembayaran yang berbasis e-money.

Apa itu RFID?

Source : Google.com

Radio frequency identification (RFID) adalah sebuah teknologi yang menggunakan komunikasi via gelombang elektromagnetik untuk merubah data antara terminal dengan suatu objek seperti produk barang, hewan, ataupun manusia dengan tujuan untuk identifikasi dan penelusuran jejak melalui penggunaan suatu piranti yang bernama RFID tag. RFID tag dapat bersifat aktif atau pasif. RFID tag yang pasif tidak memiliki power supply sendiri, sehingga harganya pun lebih murah dibandingkan dengan tag yang aktif.

Transaksi dengan uang elektronik kini sudah semakin jamak dilakukan untuk segala kebutuhan pembayaran dan fasilitas transportasi. Bagi sebagian masyarakat, transaksi non-tunai memang masih belum terlalu dikenal. Beberapa orang masih terbiasa membayar dengan uang tunai, dan merasa tak masalah jika harus menunggu beberapa detik untuk menunggu kembalian dari gerbang tol atau loket stasiun.

Namun, transaksi dengan uang elektronik justru hadir sebagai solusi atas waktu yang “terbuang” saat membayar dengan uang tunai. Transaksi non-tunai membuat semuanya terasa lebih efisien. Dalam satu kartu saja, tentunya yang berisi saldo alias uang elektronik, pengguna bisa melakukan segala jenis pembayaran. Kartu Flazz contohnya, Anda bisa menggunakannya untuk melakukan pembayaran di seluruh ruas tol. Selain berlaku di gerbang tol, Flazz juga berlaku untuk membayar parkir di pusat perbelanjaan serta gedung perkantoran. Dan sekarang, kartu ini juga bisa digunakan untuk membayar ongkos naik transportasi umum, seperti Transjakarta, Commuter Line Jabodetabek, hingga Trans Jogja.

Tidak hanya berlaku buat bayar ongkos saat bepergian, Flazz juga mampu membantu Anda saat berbelanja. Biasanya, Flazz dapat digunakan sebagai alat pembayaran saat belanja di minimarket, supermarket, atau hipermarket, dan di lebih dari 57 outlet lainnya. Maka dari itu, kartu Flazz dapat membantu segala jenis transaksi jadi lebih praktis dan efektif.

Jika sampai hari ini Anda masih belum punya kartu Flazz, Anda bisa mendapatkannya dengan cara mendatangi kantor cabang BCA terdekat. Selain itu, Flazz juga bisa diperoleh di stand atau merchant penjualan Flazz dan fitur Go-Mart pada aplikasi Go-Jek. Khusus untuk pembelian Flazz di kantor cabang BCA, biaya pembelian kartu mulai dari Rp 25 ribu. Namun, Anda bisa mendapatkan kartu Flazz secara cuma-cuma di gardu tol yang belum 100 persen melayani transaksi non-tunai. Cek Saldo dan Top Up Lebih Mudah Setelah memiliki dan menggunakan kartu Flazz untuk berbagai transaksi, Anda bisa mengecek saldonya lewat ponsel berbasis Android, melalui aplikasi BCA Mobile.

Selain itu, Anda bisa melakukan pengecekan saldo dan isi ulang Flazz di sekitar 6.100 jaringan ATM BCA yang bertanda “Top up Flazz di sini” yang tersebar di penjuru Nusantara, Vending Machine Flazz, Self Service Top Up di cabang dan beberapa stasiun KRL, Stand Penjualan Flazz di pusat perbelanjaan, dan merchant-merchant berlogo top up Flazz lainnya (Alfamart, Alfamidi, Indomaret, Superindo, Es Teler 77, Gramedia, Starbucks, dan lain lain).

Source : sis.binus.ac.id, kompas.com, bca.co.id

Penulis : Adam / Editor : FNA

Facebook Comments
 

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here