MENU

Daftar Premium
Daftar
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Inovasi
  • Startup
  • Digital
  • Brand
  • Studi Kasus
  • Event
  • Entrepreneur
  • Kelas Digital
  • Inspirasi
Menu
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Inovasi
  • Startup
  • Digital
  • Brand
  • Studi Kasus
  • Event
  • Entrepreneur
  • Kelas Digital
  • Inspirasi
Live TV
  • Iklan
  • Sistem Informasi
  • Marketing
  • Harian
  • Ecommerce
  • Business
  • Startup
  • Riset
  • Google
  • Konsultasi
Menu
  • Iklan
  • Sistem Informasi
  • Marketing
  • Harian
  • Ecommerce
  • Business
  • Startup
  • Riset
  • Google
  • Konsultasi
Search
Close
  • Iklan
  • Sistem Informasi
  • Marketing
  • Harian
  • Ecommerce
  • Business
  • Startup
  • Riset
  • Google
  • Konsultasi
Menu
  • Iklan
  • Sistem Informasi
  • Marketing
  • Harian
  • Ecommerce
  • Business
  • Startup
  • Riset
  • Google
  • Konsultasi
Home Bisnis

Tidak Ada Hari Minggu, untuk Bisnis Baru.

M. Nahrowi by M. Nahrowi
26 September 2021
in Bisnis, Brand, Entrepreneur
0
Tidak Ada Hari Minggu, untuk Bisnis Baru.
0
SHARES
44
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Catatan bisnis kali ini, lebih membahas mengenai bagaimana proses dibalik layar sebuah bisnis baru yang tidak semua orang ceritakan apa adanya. demi ilmu pengetahuan saya mencoba sedikit saja menceritakan apa yang terjadi. kali ini saya berhadapan dengan bisnis baru yang baru saja lahir, lagi-lagi bisnis berbau digital, ecommerce yang pada intinya ya jualan kan? ada enggak sih bisnis yang bikin lalu langsung berhasil?? hmm kalau bikin bisnis langsung berhasil sepertinya saya boleh dong minta informasinya hehehe

Selama perjalanan bisnis dari beberapa hal, fokus saya adalah bisnis baru yang akan mengembangkan dirinya ke market, entah kenapa selalu ujung-ujungnya bertemu dengan kasus yang mana bisnis itu baru dan bagaimana bisnis itu bisa minimal ada dimarket itu, ini biasa disebut NPD, atau new product development, bedanya skalanya bisnis/perusahaan. kita tahu, buat bisnis itu ribet pasti, mulai dari productnya, brandnya, belum lagi ngurus ini dan itu, tapi ketika bisnis pertama lahir itupun belum tentu berhasil, hal itu sudah menjadi rahasia umum para pebisnis pada masanya, tapi bisnis tanpa entrepreneurship rasanya akan sangat kurang, sama halnya seperti makan nasi padang tanpa sambal rendang, apa enak? ya kuranglah ya..

Justru, dalam bisnis yang menjadikan itu hidup adalah entrepreneurship dibaliknya, bagaimana bisnis itu bisa menceritakan kenapa dia bisa sampai ke level selanjutnya tanpa embel-embel orang dalam, yang mana benar-benar antara owner, Tuhan dan customer. hehehe jadi sedikit spiritualis tapi memang sebenarnya perjalanan entrepreneur adalah perjalanan spiritual yang mana antara keyakinan, kesempatan, logika dan daya juang diuji.

Kita tahu, beberapa sosial media banyak mereka selalu menceritakan keberhasilan menjadi seorang bisnisman, tapi…perlu diingat mereka sudah sampai dilevel tertentu. untuk yang mereka-mereka baru memulai bisnisnya, lebih baik ya terus berusaha, nama juga usaha kan? tidak cepat puas dan terus belajar, lupakan pencapaian banyak orang untuk saat ini, tapi fokus dengan apa yang ingin dicapai step by stepnya. salah satunya yang paling terlihat adalah tidak adanya hari libur, kenapa? bagi mereka waktu adalah peluang, dan setiap peluang harus dimanfaatkan dengan sebaik mungkin, kecuali mereka sudah bisa berlibur dan semua berjalan dengan baik, mungkin akan beda. dalam membangun bisnis untuk pertama kali, pasti semua dikerjakan sendiri, adapun tim yang membantu yang akan fokus pada hal-hal inti bisnis saja, sedangkan semuanya akan serba multitasking, pengennya pasti semua pebisnis tidak kerja dapat banyak hasil? ya, memang itu adalah bentuk kenaifan para entrepreneur, mereka ingin orang lain bekerja tapi dia tidak bekerja? ya jangan berharap hasil yang baik, lihat bagaimana ini berjalan, ketika membangun sesuatu konsistensi, terus evaluasi adalah kunci untuk bisnis bisa masuk ke market dengan cepat.

Kapan akan berhasil? ya dilihat dari seberapa effort anda berjuang untuk mencapai KPI/target yang terukur. misalnya instagram akan mendapatkan reach jika sudah mencapai diatas 10k followernya, bagaimana agar bisa mencapai kesana? ya terus posting, terus meningkatkan reach yang mana awalnya dari 0 follower sampai ke 10k itukan butuh proses, dan proses itu hanya untuk orang-orang yang konsisten dan berkomitmen dengan apa yang sudah mereka mulai. lalu bagiamana jika mereka menyerah ditengah jalan? ya sudah, selesai dan mungkin apa yang mau dicoba targetkan tidak tercapai atau bisa saja melakukan hal lain yang lebih sesuai dengan dia.

Pada realitanya, khususnya bisnis digital membantun sebuah brand butuh konsistensi, terukur, tertarget dan penuh dengan komitmen karena sekali lagi, kita punya waktu yang sama-sama 24 jam, bisa kita habiskan seharian untuk tidur atau berlibur atau membantun brand kita sendiri, untuk menikmati liburan dimasa mendatang tanpa perlu bekerja.

Salam, M. Nahrowi

 
Tags: bisnis barucatatan nahrowi
Previous Post

Belajar dari Cara Bisnis Menyembuhkan Dirinya dari Pandemi.

Next Post

Mengintip 2 Fitur “RAHASIA” Aplikasi Peduli Lindungi dan Apa yang dilakukan Orang Dibalik Sistemnya.

M. Nahrowi

M. Nahrowi

M. Nahrowi. sharing things i’m learning through my passion, study, work, life, dream and others interests. For Inquiry Ads/Project email me : hello@nahrowi.com / halonahrowi@gmail.com

Next Post
Mengintip 2 Fitur “RAHASIA” Aplikasi Peduli Lindungi dan Apa yang dilakukan Orang Dibalik Sistemnya.

Mengintip 2 Fitur "RAHASIA" Aplikasi Peduli Lindungi dan Apa yang dilakukan Orang Dibalik Sistemnya.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected test

  • 136 Followers
  • 206k Subscribers
  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers

meet with author

Ads

Download E-Book | Premium

Official Book from M. Nahrowi

Brand Promotions

  • Trending
  • Comments
  • Latest
THE THINKER PATUNG BERPIKIR DI PARIS, SIMBOL FILSAFAT ILMU PENGETAHUAN

THE THINKER PATUNG BERPIKIR DI PARIS, SIMBOL FILSAFAT ILMU PENGETAHUAN

29 Juli 2021
Isi Pidato Steve Jobs di Stanford University [Full Teks]

Isi Pidato Steve Jobs di Stanford University [Full Teks]

3 Juli 2021
Kenapa Starbucks Menjual Kopi Kalengan?

Kenapa Starbucks Menjual Kopi Kalengan?

23 September 2022
Download Peta Ekosistem Industri Game Indonesia 2021-2022 [PDF]

Download Peta Ekosistem Industri Game Indonesia 2021-2022 [PDF]

11 Juli 2022
Seni Menciptakan Fanatisme terhadap Sebuah Brand Baru by NEOFILIA X M. Nahrowi

Seni Menciptakan Fanatisme terhadap Sebuah Brand Baru by NEOFILIA X M. Nahrowi

0
Tidak Semua Orang Bisa Jadi Entrepreneur? atau Semua Orang Bisa Jadi?

Tidak Semua Orang Bisa Jadi Entrepreneur? atau Semua Orang Bisa Jadi?

0
Channel Pemasaran Mana yang Terbaik?

Channel Pemasaran Mana yang Terbaik?

0

Bisnis = Visi = Brand

0
Seni Menciptakan Fanatisme terhadap Sebuah Brand Baru by NEOFILIA X M. Nahrowi

Seni Menciptakan Fanatisme terhadap Sebuah Brand Baru by NEOFILIA X M. Nahrowi

10 Desember 2023
Kenapa Sosial Media Menjadi Sangat Penting Bagi Bisnis di Tahun 2023?

Kenapa Sosial Media Menjadi Sangat Penting Bagi Bisnis di Tahun 2023?

27 Desember 2022
Apa itu MVP? (Minimum Viable Product) dan Apa Tujuannya?

Apa itu MVP? (Minimum Viable Product) dan Apa Tujuannya?

26 September 2022
Kenapa Starbucks Menjual Kopi Kalengan?

Kenapa Starbucks Menjual Kopi Kalengan?

23 September 2022

Recent News

Seni Menciptakan Fanatisme terhadap Sebuah Brand Baru by NEOFILIA X M. Nahrowi

Seni Menciptakan Fanatisme terhadap Sebuah Brand Baru by NEOFILIA X M. Nahrowi

10 Desember 2023
Kenapa Sosial Media Menjadi Sangat Penting Bagi Bisnis di Tahun 2023?

Kenapa Sosial Media Menjadi Sangat Penting Bagi Bisnis di Tahun 2023?

27 Desember 2022
Apa itu MVP? (Minimum Viable Product) dan Apa Tujuannya?

Apa itu MVP? (Minimum Viable Product) dan Apa Tujuannya?

26 September 2022
Kenapa Starbucks Menjual Kopi Kalengan?

Kenapa Starbucks Menjual Kopi Kalengan?

23 September 2022

Ensiklopedia Moeslim

Tag Populer

apple brand branding business recovery plan catatan catatan nahrowi digital branding disrupsi ecommerce ecommerce 2022 entrepreneur founder ikea gojek google harian nahrowi ilmu pengetahuan indonesian coffee ingvar kamprad inovasi inspirasi instagram kopi M. Nahrowi marketing marketing ecommerce market riset Mark Zuckerberg meningkatkan trafik neuromarketing NPD penelitian penemu pengertian product development riset self learning starbucks startup steve jobs time management tni ad top of mind tranformasi digital unicorn indonesia woocommerce

Ads

Ads

Think Different

Google-Developers

Assosiate Partner

Connect With Us

Instagram Facebook Youtube

Copyright @ 2021 M. Nahrowi
All right reserved

Kategori

  • Tentang
  • Butuh Bantuan?
  • Konsultasi
  • Market Riset
  • Kerjasama
  • Career
  • Google Product

Network

  • Download E-book
  • Layanan Iklan
  • Press News
  • Data & Grafik
  • Toko Buku
  • Ucapan Terimakasih

kERJASAMA

M. Nahrowi. sharing things i’m learning through my passion, study, work, life, dream and others interests.

For Inquiry Ads/Project email me : hello@nahrowi.com

Home
Trending
Kategori
Video
Sign In
The password must have a minimum of 8 characters of numbers and letters, contain at least 1 capital letter, and should not exceed 20 characters
Remember me
Sign In Sign Up
Restore password
Send reset link
Password reset link sent to your email Close
No account? Sign Up Sign In
Lost Password?
google-partners-fix

Kategosi Berita

  • Teknologi
  • Bisnis
  • Digital
  • Inovasi
  • Brand
  • Entrepreneur
  • Inspirasi
  • Programming
  • Studi Kasus
  • Marketing
  • Startup
  • Event
  • Career

Media Network

  • BBC News
  • CNN Network
  • Google
  • Market Riset
  • CNBC News
  • The Daily News
  • The World
Instagram Facebook Youtube