MENU

Daftar Premium
Daftar
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Inovasi
  • Startup
  • Digital
  • Brand
  • Studi Kasus
  • Event
  • Entrepreneur
  • Kelas Digital
  • Inspirasi
Menu
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Inovasi
  • Startup
  • Digital
  • Brand
  • Studi Kasus
  • Event
  • Entrepreneur
  • Kelas Digital
  • Inspirasi
Live TV
  • Iklan
  • Sistem Informasi
  • Marketing
  • Harian
  • Ecommerce
  • Business
  • Startup
  • Riset
  • Google
  • Konsultasi
Menu
  • Iklan
  • Sistem Informasi
  • Marketing
  • Harian
  • Ecommerce
  • Business
  • Startup
  • Riset
  • Google
  • Konsultasi
Search
Close
  • Iklan
  • Sistem Informasi
  • Marketing
  • Harian
  • Ecommerce
  • Business
  • Startup
  • Riset
  • Google
  • Konsultasi
Menu
  • Iklan
  • Sistem Informasi
  • Marketing
  • Harian
  • Ecommerce
  • Business
  • Startup
  • Riset
  • Google
  • Konsultasi
Home Marketing Gamification Strategy

Apa itu Gamification Strategy?

M. Nahrowi by M. Nahrowi
2 Agustus 2022
in Gamification Strategy, Marketing, Strategi Bisnis
0
Apa itu Gamification Strategy?
0
SHARES
65
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kali ini kita akan membahas mengenai gamification strategy, pasti pernah mendengar istilah GAMIFICATION ya. Jika kita ingat sama tahun lalu “shopee tanam” dimana kita berlomba-lomba menyiram tanaman untuk mendapatkan hadiah beneran, itu adalah salah satu contoh gamification. Lalu apa sebenarnya gamification itu?

Strategi gamifikasi merupakan proses memanfaatkan potensi yang sudah ada dalam bisnis terkait product asset, seperti aplikasi perangkat lunak, customer atau komunitas online untuk dikembangkan agar menghasilkan value yang lebih baik lagi. Gamifikasi biasanya menggunakan teknik permainan untuk memotivasi partisipasi para penggunanya, agar terpacu dan konsisten untuk terlibat jangka panjang.

Sebagai contoh : sebuah layanan bisnis yang sudah memiliki customer, memiliki layanan dan jasa, ingin meningkatkan repurchase–intention (menarik customer kembali) maka mereka menerapkan gamifikasi, untuk menarik, mengajak hingga agar para customer tadi terus menggunakan layanan kita berkelanjutan.

Contoh permainan : Dalam E-Commerce, gamifikasi seperti shopee tanam, menghasilkan download lebih banyak, system pada game tersebut memaksa kita untuk mengajak teman untuk instal aplikasi, lalu dengan aplikasi itu kita bisa membantu teman kita untuk menyiram tanamannya. Ketika kita menyiram tanaman kita akan mendapatkan point, begitu juga teman kita masa panen akan lebih cepat. Hubungan emosional antara teman ini menjadi “intention” yang membuat orang yang belum punya aplikasi, harus instal aplikasi demi bisa menyiram tanaman. secara tidak langsung, mereka akan sesekali melihat apa yang ada di aplikasi tersebut. Sehingga, game tersebut menarik orang untuk download secara tidak langsung.

Dalam gamification ada berbagai macam tujuan, ada yang menarik, ada yang juga mempertahankan (loyalty). tergantung bagaimana kita ingin menggunakan strategy ini.

Contoh diatas lebih menjelaskan gamifikasi yang bertujuan menarik konsumen untuk datang. nah bagaimana gamification yang tujuannya adalah kebalikannya? yaitu mempertahankan konsumen untuk tetap menggunakan layanan atau product kita?

Untuk hal itu, menggunakan System Reward, Reward juga merupakan salah satu modifikasi gamifikasi yang bertujuan untuk menjaga hubungan dengan pelanggan kita. system reward sering kita temui pada product dan jasa, seperti contohnya Startbucks Card. Cara mereka menggunakannya adalah menvalidasi customer yang datang, apakah mereka sudah memiliki card ini? jika belum mereka biasanya memberikan kartu ini agar customer menggunakannya. Bagaimana cara kerjanya? Saat mereka telah mendapatkan kartu ini, mereka akan registrasi melalui aplikasi, memasukkan kode di kartu mereka. Setelah mereka membeli starbucks untuk pertama kalinya, mereka akan pergi dari kedai itu. Dan ketika mereka nanti datang lagi ke kedai itu, mereka akan ditanyai apakah sudah ada member card? jika sudah mereka akan melakukan scanning, nah proses scaning inilah yang menghasilkan *Point yang bisa ditukarkan dengan 1 gelas Kopi Starbucks, jika point itu sudah terkumpul. lalu bagaimana mereka mendapatkan point itu? Mereka harus sering-sering membeli ke kedai Starbucks atau membeli lebih banyak, atau mereka membeli dengan mengajak teman mereka. (Disinilah Gamification itu bekerja) Orang-orang diminta untuk mengumpulkan point untuk 1 gelas, untuk mengumpulkan point mereka harus sering-sering beli di Starbucks, dengan begitu starbucks secara tidak langsung akan meningkat penjualannya tanpa ada promosi, customer lama datang untuk mengumpulkan point reward, karena bagi mereka itu menarik. Bagi sebagian orang kartu ini juga bentuk ekslusifitas, merupakan identitas promosi, sehingga adanya kartu ini yang juga “cashless” bisa digunakan sebagai metode pembayaran.

 

 

 
Tags: catatan nahrowigamification
Previous Post

Jangan Cepat Jatuh Cinta dengan Sebuah “Idea”

Next Post

Apa Tujuan Gamification Strategy?

M. Nahrowi

M. Nahrowi

M. Nahrowi. sharing things i’m learning through my passion, study, work, life, dream and others interests. For Inquiry Ads/Project email me : hello@nahrowi.com / halonahrowi@gmail.com

Next Post
Apa Tujuan Gamification Strategy?

Apa Tujuan Gamification Strategy?

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected test

  • 139 Followers
  • 207k Subscribers
  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers

meet with author

Ads

Download E-Book | Premium

Official Book from M. Nahrowi

Brand Promotions

  • Trending
  • Comments
  • Latest
THE THINKER PATUNG BERPIKIR DI PARIS, SIMBOL FILSAFAT ILMU PENGETAHUAN

THE THINKER PATUNG BERPIKIR DI PARIS, SIMBOL FILSAFAT ILMU PENGETAHUAN

29 Juli 2021
Isi Pidato Steve Jobs di Stanford University [Full Teks]

Isi Pidato Steve Jobs di Stanford University [Full Teks]

3 Juli 2021
Kenapa Starbucks Menjual Kopi Kalengan?

Kenapa Starbucks Menjual Kopi Kalengan?

23 September 2022
Download Peta Ekosistem Industri Game Indonesia 2021-2022 [PDF]

Download Peta Ekosistem Industri Game Indonesia 2021-2022 [PDF]

11 Juli 2022
Seni Menciptakan Fanatisme terhadap Sebuah Brand Baru by NEOFILIA X M. Nahrowi

Seni Menciptakan Fanatisme terhadap Sebuah Brand Baru by NEOFILIA X M. Nahrowi

0
Tidak Semua Orang Bisa Jadi Entrepreneur? atau Semua Orang Bisa Jadi?

Tidak Semua Orang Bisa Jadi Entrepreneur? atau Semua Orang Bisa Jadi?

0
Channel Pemasaran Mana yang Terbaik?

Channel Pemasaran Mana yang Terbaik?

0

Bisnis = Visi = Brand

0
Seni Menciptakan Fanatisme terhadap Sebuah Brand Baru by NEOFILIA X M. Nahrowi

Seni Menciptakan Fanatisme terhadap Sebuah Brand Baru by NEOFILIA X M. Nahrowi

10 Desember 2023
Kenapa Sosial Media Menjadi Sangat Penting Bagi Bisnis di Tahun 2023?

Kenapa Sosial Media Menjadi Sangat Penting Bagi Bisnis di Tahun 2023?

27 Desember 2022
Apa itu MVP? (Minimum Viable Product) dan Apa Tujuannya?

Apa itu MVP? (Minimum Viable Product) dan Apa Tujuannya?

26 September 2022
Kenapa Starbucks Menjual Kopi Kalengan?

Kenapa Starbucks Menjual Kopi Kalengan?

23 September 2022

Recent News

Seni Menciptakan Fanatisme terhadap Sebuah Brand Baru by NEOFILIA X M. Nahrowi

Seni Menciptakan Fanatisme terhadap Sebuah Brand Baru by NEOFILIA X M. Nahrowi

10 Desember 2023
Kenapa Sosial Media Menjadi Sangat Penting Bagi Bisnis di Tahun 2023?

Kenapa Sosial Media Menjadi Sangat Penting Bagi Bisnis di Tahun 2023?

27 Desember 2022
Apa itu MVP? (Minimum Viable Product) dan Apa Tujuannya?

Apa itu MVP? (Minimum Viable Product) dan Apa Tujuannya?

26 September 2022
Kenapa Starbucks Menjual Kopi Kalengan?

Kenapa Starbucks Menjual Kopi Kalengan?

23 September 2022

Ensiklopedia Moeslim

Tag Populer

apple brand branding business recovery plan catatan catatan nahrowi digital branding disrupsi ecommerce ecommerce 2022 entrepreneur founder ikea gojek google harian nahrowi ilmu pengetahuan indonesian coffee ingvar kamprad inovasi inspirasi instagram kopi M. Nahrowi marketing marketing ecommerce market riset Mark Zuckerberg meningkatkan trafik neuromarketing NPD penelitian penemu pengertian product development riset self learning starbucks startup steve jobs time management tni ad top of mind tranformasi digital unicorn indonesia woocommerce

Ads

Ads

Think Different

Google-Developers

Assosiate Partner

Connect With Us

Instagram Facebook Youtube

Copyright @ 2021 M. Nahrowi
All right reserved

Kategori

  • Tentang
  • Butuh Bantuan?
  • Konsultasi
  • Market Riset
  • Kerjasama
  • Career
  • Google Product

Network

  • Download E-book
  • Layanan Iklan
  • Press News
  • Data & Grafik
  • Toko Buku
  • Ucapan Terimakasih

kERJASAMA

M. Nahrowi. sharing things i’m learning through my passion, study, work, life, dream and others interests.

For Inquiry Ads/Project email me : hello@nahrowi.com

Home
Trending
Kategori
Video
Sign In
The password must have a minimum of 8 characters of numbers and letters, contain at least 1 capital letter, and should not exceed 20 characters
Remember me
Sign In Sign Up
Restore password
Send reset link
Password reset link sent to your email Close
No account? Sign Up Sign In
Lost Password?
google-partners-fix

Kategosi Berita

  • Teknologi
  • Bisnis
  • Digital
  • Inovasi
  • Brand
  • Entrepreneur
  • Inspirasi
  • Programming
  • Studi Kasus
  • Marketing
  • Startup
  • Event
  • Career

Media Network

  • BBC News
  • CNN Network
  • Google
  • Market Riset
  • CNBC News
  • The Daily News
  • The World
Instagram Facebook Youtube