MENU

Daftar Premium
Daftar
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Inovasi
  • Startup
  • Digital
  • Brand
  • Studi Kasus
  • Event
  • Entrepreneur
  • Kelas Digital
  • Inspirasi
Menu
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Inovasi
  • Startup
  • Digital
  • Brand
  • Studi Kasus
  • Event
  • Entrepreneur
  • Kelas Digital
  • Inspirasi
Live TV
  • Iklan
  • Sistem Informasi
  • Marketing
  • Harian
  • Ecommerce
  • Business
  • Startup
  • Riset
  • Google
  • Konsultasi
Menu
  • Iklan
  • Sistem Informasi
  • Marketing
  • Harian
  • Ecommerce
  • Business
  • Startup
  • Riset
  • Google
  • Konsultasi
Search
Close
  • Iklan
  • Sistem Informasi
  • Marketing
  • Harian
  • Ecommerce
  • Business
  • Startup
  • Riset
  • Google
  • Konsultasi
Menu
  • Iklan
  • Sistem Informasi
  • Marketing
  • Harian
  • Ecommerce
  • Business
  • Startup
  • Riset
  • Google
  • Konsultasi
Home Harian Nahrowi

Apa yang Dilakukan Product Jika Telah Menemukan Marketnya? Terus Berubah atau Tetap Bertahan?

catatan ini mungkin cocok untuk anda yang berkutat dalam industri product management, product development, market fit dll

M. Nahrowi by M. Nahrowi
31 Agustus 2022
in Harian Nahrowi, New Product Development, Product Development
0
Apa yang Dilakukan Product Jika Telah Menemukan Marketnya? Terus Berubah atau Tetap Bertahan?
0
SHARES
76
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Ini catatan sekaligus mungkin pertanyaan yang sering kali ditemui dalam sebuah fase tertentu dalam proses penciptaan sebuah product baru-bisnis baru. Dimana khususnya untuk mereka yang bertugas untuk melahirkan sekaligus mengembangkan suatu product baru (NPD new product development) hingga menemukan ceruk pasar tertentu atau istilahnya disebut product market-fit. Fase yang paling sulit adalah bagaimana product yang pertama kali dirilis itu diterima oleh market hingga mendapatkan customer pertama kalinya. Tentu, penerimaan sesuatu yang baru tidak bisa serta merta rilis lalu langsung dapat respon yang baik, product punya ciri khas untuk adaptasi, masyarakat butuh terbiasa dengan itu dan terus dikenalkan. Pada fase inilah, marketing, promosi mengalami ambiguinitas tinggi, marketing dan sales melihat bahwa apakah produk yang telah dilahirkan ini benar-benar cocok dengan market saat ini? memang pada fase sebelumnya sebelum product ini dibuat ada analisisnya terlebih dahulu, hanya saja trend market itu berubah dengan cepat, product harus dituntut mengikuti mereka dengan cepat juga ini yang sering menjadi kendala kenapa product itu dituntut adaptasi. contoh mudahnya adalah Handphone. kenapa handphone dalam beberapa bulan selalu rilis dengan versi yang terbaru dan terbaru lagi? mereka mencoba untuk terus FIT dengan market yang sudah jenuh. tapi pertanyaanya apakah itu baik? untu terlalu sering berubah-ubah.

Ini masih menjadi evaluasi juga apakah seharusnya product yang baik itu terus berubah atau justru, fokus saja dengan produk yang mereka sudah menemukan customernya dan fokus disana.

Product yang rilis butuh waktu untuk bisa masuk ke sebuah market tertentu (ini jika memang jenis product baru) berbeda kasus lagi jika memang produknya sudah ada suatu tempat, komunitas atau market tertentu yang siap menampung, tentu itu lebih mudah. dalam kasus ini product benar-benar baru belum pernah ada sebelumnya, mungkin kita bisa sebut inovasi. Nah, sesuatu yang berbeda itu terkadang bisa diterima terkadang juga tidak, kita perlu antipasi proses tersebut ketika rilis, bagaimana jika produk ini nanti diterima? ya bagus dong, tapi apakah mempertahankan produk ini untuk terus diterima mudah dilakukan? hal itu perlu menjadi pertimbangan, maka dari itu salah satu alasan kenapa produsen handphone berubah-ubah model? karena mereka setelah rilis product baru, mereka akan melihat bagaimana hasil feedback dari market-trend, hingga customer yang tertarik untuk membeli product tersebut. ketika customer sudah membeli dalam beberapa waktu, biasanya trend akan mulai melandai, tandanya trend sudah mulai habis, pada saat itulah pengembang product mulai memikirkan product apa yang baru yang bisa menopang sekaligus memberikan alternatif untuk product yang sebelumnya. Ini juga bisa disebut produk variasi, hanya saja penerapan dari variasi ini biasanya cenderung malah mengurangi kualitas product yang utama sebelumnya, maka dari itu kapan product memutuskan untuk membuat sesuatu yang baru? perlu dipertimbangkan apakah sudah waktunya? atau memang fokus saja dengan yang ada dan terus perbaiki kualitas hingga benar-benar sangat otentik. Dua hal ini seperti contoh bagaimana Apple mengembangkan strategi produk dengan fokus, sedangkan Samsung mengembangkan dengan berbagai pilihannya.

Penerapan strategi perlu disesuaikan dengan waktu, jenis produk dan juga sesuai kondisinya.

 

 
Tags: catatan nahrowiNPDproduct development
Previous Post

Mitos Membuat Perusahaan Menjadi Visioner. Penemuan Jim Collins dalam bukunya Built To Last.

Next Post

CEO Apple Cemas, Karena User Iphone Kebanyakan Buka Iphone untuk Media Sosial?

M. Nahrowi

M. Nahrowi

M. Nahrowi. sharing things i’m learning through my passion, study, work, life, dream and others interests. For Inquiry Ads/Project email me : hello@nahrowi.com / halonahrowi@gmail.com

Next Post
CEO Apple Cemas, Karena User Iphone Kebanyakan Buka Iphone untuk Media Sosial?

CEO Apple Cemas, Karena User Iphone Kebanyakan Buka Iphone untuk Media Sosial?

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected test

  • 139 Followers
  • 207k Subscribers
  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers

meet with author

Ads

Download E-Book | Premium

Official Book from M. Nahrowi

Brand Promotions

  • Trending
  • Comments
  • Latest
THE THINKER PATUNG BERPIKIR DI PARIS, SIMBOL FILSAFAT ILMU PENGETAHUAN

THE THINKER PATUNG BERPIKIR DI PARIS, SIMBOL FILSAFAT ILMU PENGETAHUAN

29 Juli 2021
Isi Pidato Steve Jobs di Stanford University [Full Teks]

Isi Pidato Steve Jobs di Stanford University [Full Teks]

3 Juli 2021
Kenapa Starbucks Menjual Kopi Kalengan?

Kenapa Starbucks Menjual Kopi Kalengan?

23 September 2022
Download Peta Ekosistem Industri Game Indonesia 2021-2022 [PDF]

Download Peta Ekosistem Industri Game Indonesia 2021-2022 [PDF]

11 Juli 2022
Seni Menciptakan Fanatisme terhadap Sebuah Brand Baru by NEOFILIA X M. Nahrowi

Seni Menciptakan Fanatisme terhadap Sebuah Brand Baru by NEOFILIA X M. Nahrowi

0
Tidak Semua Orang Bisa Jadi Entrepreneur? atau Semua Orang Bisa Jadi?

Tidak Semua Orang Bisa Jadi Entrepreneur? atau Semua Orang Bisa Jadi?

0
Channel Pemasaran Mana yang Terbaik?

Channel Pemasaran Mana yang Terbaik?

0

Bisnis = Visi = Brand

0
Seni Menciptakan Fanatisme terhadap Sebuah Brand Baru by NEOFILIA X M. Nahrowi

Seni Menciptakan Fanatisme terhadap Sebuah Brand Baru by NEOFILIA X M. Nahrowi

10 Desember 2023
Kenapa Sosial Media Menjadi Sangat Penting Bagi Bisnis di Tahun 2023?

Kenapa Sosial Media Menjadi Sangat Penting Bagi Bisnis di Tahun 2023?

27 Desember 2022
Apa itu MVP? (Minimum Viable Product) dan Apa Tujuannya?

Apa itu MVP? (Minimum Viable Product) dan Apa Tujuannya?

26 September 2022
Kenapa Starbucks Menjual Kopi Kalengan?

Kenapa Starbucks Menjual Kopi Kalengan?

23 September 2022

Recent News

Seni Menciptakan Fanatisme terhadap Sebuah Brand Baru by NEOFILIA X M. Nahrowi

Seni Menciptakan Fanatisme terhadap Sebuah Brand Baru by NEOFILIA X M. Nahrowi

10 Desember 2023
Kenapa Sosial Media Menjadi Sangat Penting Bagi Bisnis di Tahun 2023?

Kenapa Sosial Media Menjadi Sangat Penting Bagi Bisnis di Tahun 2023?

27 Desember 2022
Apa itu MVP? (Minimum Viable Product) dan Apa Tujuannya?

Apa itu MVP? (Minimum Viable Product) dan Apa Tujuannya?

26 September 2022
Kenapa Starbucks Menjual Kopi Kalengan?

Kenapa Starbucks Menjual Kopi Kalengan?

23 September 2022

Ensiklopedia Moeslim

Tag Populer

apple brand branding business recovery plan catatan catatan nahrowi digital branding disrupsi ecommerce ecommerce 2022 entrepreneur founder ikea gojek google harian nahrowi ilmu pengetahuan indonesian coffee ingvar kamprad inovasi inspirasi instagram kopi M. Nahrowi marketing marketing ecommerce market riset Mark Zuckerberg meningkatkan trafik neuromarketing NPD penelitian penemu pengertian product development riset self learning starbucks startup steve jobs time management tni ad top of mind tranformasi digital unicorn indonesia woocommerce

Ads

Ads

Think Different

Google-Developers

Assosiate Partner

Connect With Us

Instagram Facebook Youtube

Copyright @ 2021 M. Nahrowi
All right reserved

Kategori

  • Tentang
  • Butuh Bantuan?
  • Konsultasi
  • Market Riset
  • Kerjasama
  • Career
  • Google Product

Network

  • Download E-book
  • Layanan Iklan
  • Press News
  • Data & Grafik
  • Toko Buku
  • Ucapan Terimakasih

kERJASAMA

M. Nahrowi. sharing things i’m learning through my passion, study, work, life, dream and others interests.

For Inquiry Ads/Project email me : hello@nahrowi.com

Home
Trending
Kategori
Video
Sign In
The password must have a minimum of 8 characters of numbers and letters, contain at least 1 capital letter, and should not exceed 20 characters
Remember me
Sign In Sign Up
Restore password
Send reset link
Password reset link sent to your email Close
No account? Sign Up Sign In
Lost Password?
google-partners-fix

Kategosi Berita

  • Teknologi
  • Bisnis
  • Digital
  • Inovasi
  • Brand
  • Entrepreneur
  • Inspirasi
  • Programming
  • Studi Kasus
  • Marketing
  • Startup
  • Event
  • Career

Media Network

  • BBC News
  • CNN Network
  • Google
  • Market Riset
  • CNBC News
  • The Daily News
  • The World
Instagram Facebook Youtube