MENU

Daftar Premium
Daftar
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Inovasi
  • Startup
  • Digital
  • Brand
  • Studi Kasus
  • Event
  • Entrepreneur
  • Kelas Digital
  • Inspirasi
Menu
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Inovasi
  • Startup
  • Digital
  • Brand
  • Studi Kasus
  • Event
  • Entrepreneur
  • Kelas Digital
  • Inspirasi
Live TV
  • Iklan
  • Sistem Informasi
  • Marketing
  • Harian
  • Ecommerce
  • Business
  • Startup
  • Riset
  • Google
  • Konsultasi
Menu
  • Iklan
  • Sistem Informasi
  • Marketing
  • Harian
  • Ecommerce
  • Business
  • Startup
  • Riset
  • Google
  • Konsultasi
Search
Close
  • Iklan
  • Sistem Informasi
  • Marketing
  • Harian
  • Ecommerce
  • Business
  • Startup
  • Riset
  • Google
  • Konsultasi
Menu
  • Iklan
  • Sistem Informasi
  • Marketing
  • Harian
  • Ecommerce
  • Business
  • Startup
  • Riset
  • Google
  • Konsultasi
Home Marketing Research

Kenapa Starbucks Menjual Kopi Kalengan?

M. Nahrowi by M. Nahrowi
23 September 2022
in Marketing Research, Penelitian Konsumen, Strategi Bisnis, Studi Kasus
0
Kenapa Starbucks Menjual Kopi Kalengan?
0
SHARES
712
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Ada yang sudah mencoba kopi Starbucks versi kemasan kaleng? kopi ini baru saja diluncurkan dan dapat ditemukan di minimarket seperti Alfamidi, Alfamart atau Indomaret. Hal ini tentunya membuat netizen menjadi penasaran dengan rasa dari produk yang satu ini, karena dari dulu kopi Starbucks terkenal dengan kopi yang memiliki rasa yang unik dan terkesan premium. Namun tiba-tiba sekarang kopi brand mereka muncul diberbagai gerai sejajar dengan kopi kemasan lainnya. Apa sebenarnya yang sedang dilakukan Starbucks?

Nah kali ini akan sedikit mengulas mengenai apa strategi yang mereka sedang gunakan, Dengan rilisnya kopi Starbucks versi kemasan kaleng ini, tentunya ada pelajaran yang dapat kita ambil untuk kehidupan berbisnis. Apa saja itu? simak selengkapnya.

Dalam strategi produk, tentu ada yang namanya segmentasi dan juga placement, dimana hal itu berkaitan dengan siapa yang menjadi konsumen mereka, starbucks terkenal dengan tempat yang comfort untuk membicarakan hal-hal serius dan santai, memang mereka tidak sedang menjual kopi tapi mereka menjual experience, bahkan dalam penataan tata ruang, lampu, hingga aroma mereka menerapkan strategi khusus seperti neuromarketing, apa itu? nanti kita bahas kapan-kapan.

Kembali ke awal mula Starbucks bisa rilis ke minimarket, sebenernya ini adalah usulan dari PT. NESTLE INDONESIA yang mengakomodir pengkalengan dari starbucks, tahu kan susu beruang? itu juga produk kalengan dari nestle ini. Sudah dari dulu nestle ini bermain dengan minuman kalengan dari mulai kopi, susu dan lainnya tentu kita sudah sering melihatnya diminimarket. nah, lalu tercetuslah sebuah ide untuk membeli brand dari STARBUCKS ini dari mereka, dengan konsep mereka ingin menjadikan kopi ini punya segmentasi sendiri yang mudah dijangkau, tapi dengan lisensi NESTLE INDONESIA. Mereka tidak sedang membeli kopi, ya lagi-lagi mereka membeli sebuah brand. Brand yang sudah mature, memberikan kesan dan pengalaman bagi penggemarnya. sama halnya seperti tumbler yang ada logo starbucks harganya bisa 2x lipat dengan bahan yang sama-sama diproduksi. 

Memang proses membangun brand tidak sebentar, kepercayaan, pengalaman dan juga emosional tidak bisa diciptakan dengan dibayar, ada hal yang lebih dari itu dan itulah yang membuat brand ini berharga. PT. NESTLE INDONESIA, menggunakan brand ini dengan identitas logo untuk menjelaskan bahwa ini adalah starbucks, otomatis ini menjadi viral diberbagai sosial media, point plus untuk mereka yang menggemari kopi ijo ini, secara tidak langsung mereka akan mempromosikan keunikan ini, ini yang disebut momentum. (mirip-mirip dengan MCD X KPOP) waktu dulu itu. cuma beda tenggat waktunya.

MICHAEL CONWAY, Selaku group president International & Channel Starbucks menyetujui hal ini, menurutnya ini ide yang menarik mencoba masuk ke pasar baru dengan tetap membawa keunikan yang mereka sudah jaga sejak lama. Ini adalah bentuk kolaborasi istilah lainnya adalah co-branding, jadi starbucks tidak mengeluarkan ini, tapi lisensi ini dikeluarkan kepada Nestle selaku co-brandingnya.

CO-BRANDING merupakan strategi yang digunakan dalam sebuah bisnis untuk mempertahankan penetrasi market, strategi ini sebenarnya malah berguna untu mempertahankan posisi starbucks ditengah banyaknya kopi baru yang bermunculan. Jika kita lihat, letak daripada kaleng starbucks ini dia akan disampingkan dengan kopi-kopi baru yang berstatus unicorn, atau kopi yang sejenisnya. Starbucks dengan sisi kopi premium kolaborasi dengan Nestle yang bersifat ekonomis, sehingga berpaduan mereka menjadi kopi premium yang tetap ekonomis untuk menciptakan market baru.

Apa Manfaat dari Co-branding?

1. Reduce Cost

– menggunakan merek yang sudah ada
– pengeluaran bersama

2. Reduce Risk
– menggunakan mereka yang sudah dikenal
– brand sudah terbukti berkualitas

3. Access New Market
– menggunakan hubungan dan kompetensi dari merek mitra

4. Spillover effects
– transfer benefit antara kedua belah pihak

Keep sharing, keep learning, keep healthy. salam. M. Nahrowi

Referensi : trend media, philip kotler, M. Nahrowi

 
Tags: catatan nahrowistarbucksstarbucks bjpsstarbucks minimarket
Previous Post

Bagaimana Jika Identitas KTP Kita Menjadi Digital?

Next Post

Apa itu MVP? (Minimum Viable Product) dan Apa Tujuannya?

M. Nahrowi

M. Nahrowi

M. Nahrowi. sharing things i’m learning through my passion, study, work, life, dream and others interests. For Inquiry Ads/Project email me : hello@nahrowi.com / halonahrowi@gmail.com

Next Post
Apa itu MVP? (Minimum Viable Product) dan Apa Tujuannya?

Apa itu MVP? (Minimum Viable Product) dan Apa Tujuannya?

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected test

  • 139 Followers
  • 207k Subscribers
  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers

meet with author

Ads

Download E-Book | Premium

Official Book from M. Nahrowi

Brand Promotions

  • Trending
  • Comments
  • Latest
THE THINKER PATUNG BERPIKIR DI PARIS, SIMBOL FILSAFAT ILMU PENGETAHUAN

THE THINKER PATUNG BERPIKIR DI PARIS, SIMBOL FILSAFAT ILMU PENGETAHUAN

29 Juli 2021
Isi Pidato Steve Jobs di Stanford University [Full Teks]

Isi Pidato Steve Jobs di Stanford University [Full Teks]

3 Juli 2021
Kenapa Starbucks Menjual Kopi Kalengan?

Kenapa Starbucks Menjual Kopi Kalengan?

23 September 2022
Download Peta Ekosistem Industri Game Indonesia 2021-2022 [PDF]

Download Peta Ekosistem Industri Game Indonesia 2021-2022 [PDF]

11 Juli 2022
Seni Menciptakan Fanatisme terhadap Sebuah Brand Baru by NEOFILIA X M. Nahrowi

Seni Menciptakan Fanatisme terhadap Sebuah Brand Baru by NEOFILIA X M. Nahrowi

0
Tidak Semua Orang Bisa Jadi Entrepreneur? atau Semua Orang Bisa Jadi?

Tidak Semua Orang Bisa Jadi Entrepreneur? atau Semua Orang Bisa Jadi?

0
Channel Pemasaran Mana yang Terbaik?

Channel Pemasaran Mana yang Terbaik?

0

Bisnis = Visi = Brand

0
Seni Menciptakan Fanatisme terhadap Sebuah Brand Baru by NEOFILIA X M. Nahrowi

Seni Menciptakan Fanatisme terhadap Sebuah Brand Baru by NEOFILIA X M. Nahrowi

10 Desember 2023
Kenapa Sosial Media Menjadi Sangat Penting Bagi Bisnis di Tahun 2023?

Kenapa Sosial Media Menjadi Sangat Penting Bagi Bisnis di Tahun 2023?

27 Desember 2022
Apa itu MVP? (Minimum Viable Product) dan Apa Tujuannya?

Apa itu MVP? (Minimum Viable Product) dan Apa Tujuannya?

26 September 2022
Kenapa Starbucks Menjual Kopi Kalengan?

Kenapa Starbucks Menjual Kopi Kalengan?

23 September 2022

Recent News

Seni Menciptakan Fanatisme terhadap Sebuah Brand Baru by NEOFILIA X M. Nahrowi

Seni Menciptakan Fanatisme terhadap Sebuah Brand Baru by NEOFILIA X M. Nahrowi

10 Desember 2023
Kenapa Sosial Media Menjadi Sangat Penting Bagi Bisnis di Tahun 2023?

Kenapa Sosial Media Menjadi Sangat Penting Bagi Bisnis di Tahun 2023?

27 Desember 2022
Apa itu MVP? (Minimum Viable Product) dan Apa Tujuannya?

Apa itu MVP? (Minimum Viable Product) dan Apa Tujuannya?

26 September 2022
Kenapa Starbucks Menjual Kopi Kalengan?

Kenapa Starbucks Menjual Kopi Kalengan?

23 September 2022

Ensiklopedia Moeslim

Tag Populer

apple brand branding business recovery plan catatan catatan nahrowi digital branding disrupsi ecommerce ecommerce 2022 entrepreneur founder ikea gojek google harian nahrowi ilmu pengetahuan indonesian coffee ingvar kamprad inovasi inspirasi instagram kopi M. Nahrowi marketing marketing ecommerce market riset Mark Zuckerberg meningkatkan trafik neuromarketing NPD penelitian penemu pengertian product development riset self learning starbucks startup steve jobs time management tni ad top of mind tranformasi digital unicorn indonesia woocommerce

Ads

Ads

Think Different

Google-Developers

Assosiate Partner

Connect With Us

Instagram Facebook Youtube

Copyright @ 2021 M. Nahrowi
All right reserved

Kategori

  • Tentang
  • Butuh Bantuan?
  • Konsultasi
  • Market Riset
  • Kerjasama
  • Career
  • Google Product

Network

  • Download E-book
  • Layanan Iklan
  • Press News
  • Data & Grafik
  • Toko Buku
  • Ucapan Terimakasih

kERJASAMA

M. Nahrowi. sharing things i’m learning through my passion, study, work, life, dream and others interests.

For Inquiry Ads/Project email me : hello@nahrowi.com

Home
Trending
Kategori
Video
Sign In
The password must have a minimum of 8 characters of numbers and letters, contain at least 1 capital letter, and should not exceed 20 characters
Remember me
Sign In Sign Up
Restore password
Send reset link
Password reset link sent to your email Close
No account? Sign Up Sign In
Lost Password?
google-partners-fix

Kategosi Berita

  • Teknologi
  • Bisnis
  • Digital
  • Inovasi
  • Brand
  • Entrepreneur
  • Inspirasi
  • Programming
  • Studi Kasus
  • Marketing
  • Startup
  • Event
  • Career

Media Network

  • BBC News
  • CNN Network
  • Google
  • Market Riset
  • CNBC News
  • The Daily News
  • The World
Instagram Facebook Youtube